1. . : Wanita yang paling berarti dalam hidup saya : .
Tidak banyak yang saya kenali dari foto ini, selain lembutnya tatapan mata beliau yang penuh kasih. Perawakannya yang dulu saya ingat pun jauh berbeda dengan sekarang. Ternyata waktu mengubah banyak...

    . : Wanita yang paling berarti dalam hidup saya : .

    Tidak banyak yang saya kenali dari foto ini, selain lembutnya tatapan mata beliau yang penuh kasih. Perawakannya yang dulu saya ingat pun jauh berbeda dengan sekarang. Ternyata waktu mengubah banyak hal pada diri wanita mulia ini.

    Saya masih ingat ketika beliau mengajari saya mengenal abjad, mengeja suku kata, membaca kata, merangkai kalimat, hingga akhirnya dapat menulis. Entah berapa buah buku tulis, lembaran kertas dan luasnya tembok yang habis dicorat-coret hanya untuk mengajarkan menulis. Tidak hanya itu, beliau pun mengajarkan saya kebaikan agama, kasih sayang, kelembutan, keberanian, saling menghargai, saling menghormati, simpati, dan nilai-nilai luhur kemuliaan akhlak lainnya. Ada hikmah dalam setiap laku dan tutur kata yang beliau ucapkan. Selalu saja berbuah pelajaran bagi saya. Diri saya yang sekarang tercipta tidak lain berkat bimbingan, perjuangan, dan pengorbanan beliau dalam mendidik kami anak-anaknya.

    Sekarang tangannya tak sekuat dulu, tak lagi cekatan dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Penglihatannya tak se-awas dulu, mulai kabur dimakan usia. Kulitnya tak sekencang dulu, dipenuhi keriput yang mulai menyelimut. Gurat kelelahan sudah tampak diseputar wajah cantiknya. Pun rambutnya helai demi helai perlahan berganti warna. Sekarang langkahnya tak sejenjang dulu, mulai tertahan meski tak seberapa lama keluar dari rumah.

    Meski waktu mengubah fisik terbaik beliau namun ada yang tak pernah berubah, yaitu cinta beliau pada kami anak-anaknya. Setiap sujudnya tak pernah lepas untuk melangitkan do'a bagi kami anak-anaknya. Walaupun tak pernah mengucapkan kata cinta, namun beliau selalu membuktikannya dalam setiap laku dan tutur katanya.

    Terimakasih yaa Allah, telah memberikan ibu yg terbaik pada kami.

    Yaa Rabb, walau sampai kapanpun kami tidak akan pernah bisa membalas segala kebaikannya, tolong mampukan kami untuk membahagiakannya selagi masih Engkau pertemukan didunia. Berikan kesempatan bagi kami untuk mengurus beliau. Balaslah segala pengorbanan & perjuangan beliau dengan balasan terindah, balasan terbaik, balasan termulia dari-Mu yaa Allah.

  2. Ketika sakit, rasanya sulit sekali untuk sekedar bersabar, untuk percaya bahwa sakit adalah ujian dari Allah yang kadarnya sudah ditakar sesuai dengan kemampuan kita. Seringkali kata-kata yang terucap dari mulut ini adalah keluh kesah, protes, marah, kesedihan, penyesalan atas hal-hal yang terlewatkan selama sakit. Kalaupun ada kata-kata kesabaran yang terucap, seringkali diiringi hati yang kurang ikhlas. Rasanya sulit sekali untuk menerima ujian; bahkan mungkin hal pertama terpikir ketika sakit adalah: “Kenapa sih Allah nggak adil, saya masih suka ibadah eh bukannya dikasih keberkahan tapi malah dikasih sakit.” – Naudzubillahi min dzalik, mudah2an ga kepikiran ky gitu ya.

    Saya sendiri rasanya tidak pernah mengucap syukur ketika mendapatkan sakit. Kayaknya hampir ga mungkin banget untuk ngucap syukur terhadap sebuah musibah. Jauh banget korelasinya. Padahal ternyata ada lho orang yang dengan sakitnya bukan malah menambah kesedihan, bukan menambah dosa, tp malah bertambah rasa syukurnya, semakin lapang hatinya, semakin bahagia & bertambah keimanannya. Sulit dipercayai, tapi ini benar-benar terjadi kepada orang-orang yang yakin sepenuhnya dengan janji Allah bahwa sakitnya adalah fasilitas untuk menggugurkan dosa.

    “… Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya melainkan Allah akan menggugurkan bersamanya dosa-dosa seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya.” - Sahih Al Bukhari 7:564

    Orang-orang yakin bahwa sebaik apapun mereka beribadah (tidak hanya yang wajib tetapi yang sunnah), masih belumlah cukup untuk menghapuskan gelimang dosa-dosa di masa lalu. Tapi dengan sakit, Allah memberikan kesempatan untuk menggugurkan dosa yang tidak dapat gugur dengan cara-cara lain.

    Dosa-dosa yang tidak dapat digugurkan dengan basuhan air wudlu,
    dengan dengan langkah-langkah ke masjid,
    dengan bersabar saat menahan amarah,
    dengan shalat sunnah,
    dengan puasa sunnah,
    dengan membaca qur'an,
    dengan bersujud di sepertiga malam,
    bahkan dengan air mata taubatnya sekalipun, barangkali itu belum cukup untuk mengeringkan lautan dosa yang pernah diselami.

    Maka bersyukurlah bahwa Allah masih menyayangi kita dengan memberikan rasa sakit. Bahwa dengan dosa-dosa kita yang seluas itu, Allah mah tetep aja ngasih kesempatan untuk bertaubat, masih ngasih kesadaran bukan hanya untuk bersabar tetapi juga bersyukur. Kurang baik gimana Allah teh..

    Ingat, tidaklah Allah menutup satu pintu kenikmatan melainkan dengan membuka dua pintu kenikmatan lainnya. Jika kita sakit, lalu sakitnya itu malah menjadi jalan untuk bertaubat, untuk bersyukur, untuk menjadi semakin mulia, mendekatkan keridhaan-Allah, maka bukankah itu lebih baik? Sungguh sakitnya itu merupakan biaya yang kecil untuk mendapatkan kenikmatan tsb. Tidak setiap orang mendapatkan kesempatan spt itu.

    Maka kembalikan semuanya pada Allah. Sabar & syukuri hal tersebut, jangan sampai kita ber-suudzon. Yakin bahwa sesungguhnya semua hal diketahui oleh Allah: besar, kecil, terlihat, tersembunyi, terang-terangan, di kegelapan, didalam hati, semuanya Allah tahu. Semuanya tidak luput dari pengamatan Allah. Semuanya ada balasannya.

    Sakit pun akan ada balasannya, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang selalu menyikapi sakit dengan sabar & syukur.

  3. You don’t need any money to start being useful.
  4. Developers, this is how you should defend yourselves.

    Everything is possible but nothing is free — Signal v. Noise

  5. Salah satu hal paling menyebalkan dalam membuka koneksi remote ke host diluar adalah putusnya koneksi SSH setelah beberapa waktu akibat tidak adanya aktivitas dari komputer kita. Saat itu terjadi, kita harus membuka kembali membuka sesi SSH, pindah ke folder yang tadinya dibuka, lalu mengingat-ingat kembali apa yang sedang kita lakukan sebelum koneksinya putus. Cukup menyebalkan. Dulu, saya menggunakan metode ini untuk menjaga agar pipa SSH tidak bocor:

    $ ping g.co -i 20
    

    Cukup berikan sinyal ping ke g.co setiap 22 detik supaya sesinya terjaga. Hal ini cukup efektif, hanya saja setelah beberapa lama, layar saya penuh juga oleh log dari ping tersebut. Huft.

    Akhirnya saya menemukan sebuah thread di stackoverflow mengenai config ssh untuk menjaga sesi ssh kamu. Cukup tambahkan line ini di file konfigurasi ssh di ~/.ssh/config

    Host *
    
      ServerAliveInterval 60
    

    Kode tersebut akan menjaga sesi ssh kamu selalu terkoneksi tanpa perlu menulis ping. Yes.

  6. How Apple Music Onboards New Users | User Onboarding

    I don’t use Apple music that much, but Apple could definitely use some help with their onboarding process. No matter how experienced the customers are, both new and existing customers should be guided carefully when facing a new product experience. It’s quite scary to face the uncertainty of new things, especially when they face the new product experience alone.

    Treating Your Customers

    It reminds me of a quote from Jeff Bezos on how to treat your customers: 

    “We see our customers as invited guests to a party, and we are the hosts. It’s our job every day to make every important aspect of the customer experience a little bit better.” 

    i believe that’s the key: treat your users like how you treat your guests. Or perhaps like how you want to be treated. They’re real humans, not some robots who you could expect to do anything you expect them to do. You should take care each and every soul personally, because you’ll want them to use your product for a long, long time. So start caring :)

    Anyway, it’s saddening for me personally to see how Apple moved backward from having simple, smart, superior UX in the past into hurting the users nowadays.

    I feel you, Apple customers. I still use Mavericks due to the poor experience in Yosemite :(

  7. Tak jarang saya berfikir bahwa modal untuk menjadi orang baik itu cukup dengan mengikuti norma yang berlaku dan menghindari perbuatan tercela. Sayangnya betapa dangkalnya definisi tersebut, karena kualitas kebaikan yang dihasilkan hanyalah suatu kewajaran biasa, tidak ada yang spesial. Tidak ada kualitas pribadi kita yang akan meningkat jika hanya memenuhi kewajaran. Justru kita harus secara sadar aktif meningkatkan kualitas diri dengan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.

    Maka inilah target saya setiap hari, dan semoga dapat dijalankan setiap waktu:

    Be an undeniably good person

    Insya Allah akan dimulai dengan berbagi ilmu maupun pengalaman melalui tulisan-tulisan di blog ini maupun di blog baru nanti. Doakan supaya istiqomah ya…

  8. Apa itu cantik

    Rekan kerja saya mengadakan [penelitian kecil tentang definisi kecantikan]( menurut khalayak umum dengan hipotesa: “cantik diukur dari penampilan fisik.” Penelitian tersebut didukung survey yang bersifat accidental sampling dan melibatkan 130 orang dengan komposisi 70 perempuan dan 60 laki-laki. Hasilnya ternyata sesuai dengan preferensi saya pribadi: bahwa jika diurutkan, faktor utama yang menjadikan seseorang cantik adalah 1) perilaku, 2) intelektual, dan 3) fisik. Memang, kecantikan fisik ditakdirkan untuk memudar, dan hal utama yang membuat seorang wanita menjadi cantik di mata pria adalah perilakunya (akhlaknya).

    [Penulis] melihat sifat-sifat kebaikan yang mendefinisikan ‘cantik’ itu sendiri. Tentang ketulusan, keramahan, kemandirian, akhlak, kesopanan, kenyamanan dan sejenisnya.

  9. Wake up and catch them.

    Wake up and catch them.

Next

Anwari Ilman

Paper theme built by Brickspace Lab